Tampilkan postingan dengan label Bahasa Inggris X. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Inggris X. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 April 2012

KEB. JEPANG UPACARA MINUM TEH

Upacara minum teh (茶道 sadō, chadō?, jalan teh) adalah ritual tradisional Jepang dalam menyajikan teh untuk tamu. Pada zaman dulu disebut chatō (茶の湯?) atau cha no yu. Upacara minum teh yang diadakan di luar ruangan disebut nodate.
Teh disiapkan secara khusus oleh orang yang mendalami seni upacara minum teh dan dinikmati sekelompok tamu di ruangan khusus untuk minum teh yang disebut chashitsu. Tuan rumah juga bertanggung jawab dalam mempersiapkan situasi yang menyenangkan untuk tamu seperti memilih lukisan dinding (kakejiku), bunga (chabana), dan mangkuk keramik yang sesuai dengan musim dan status tamu yang diundang.
Teh bukan cuma dituang dengan air panas dan diminum, tapi sebagai seni dalam arti luas. Upacara minum teh mencerminkan kepribadian dan pengetahuan tuan rumah yang mencakup antara lain tujuan hidup, cara berpikir, agama, apresiasi peralatan upacara minum teh dan cara meletakkan benda seni di dalam ruangan upacara minum teh (chashitsu) dan berbagai pengetahuan seni secara umum yang bergantung pada aliran upacara minum teh yang dianut.
Seni upacara minum teh memerlukan pendalaman selama bertahun-tahun dengan penyempurnaan yang berlangsung seumur hidup. Tamu yang diundang secara formal untuk upacara minum teh juga harus mempelajari tata krama, kebiasaan, basa-basi, etiket meminum teh dan menikmati makanan kecil yang dihidangkan.
Pada umumnya, upacara minum teh menggunakan teh bubuk matcha yang dibuat dari teh hijau yang digiling halus. Upacara minum teh menggunakan matcha disebut matchadō, sedangkan bila menggunakan teh hijau jenis sencha disebut senchadō.
Dalam percakapan sehari-hari di Jepang, upacara minum teh cukup disebut sebagai ocha (teh). Istilah ocha no keiko bisa berarti belajar mempraktekkan tata krama penyajian teh atau belajar etiket sebagai tamu dalam upacara minum teh.

Daftar isi

 [sembunyikan

[sunting] Sejarah

Lu Yu (Riku U) adalah seorang ahli teh dari dinasti Tang di Tiongkok yang menulis buku berjudul Ch'a Ching (茶经) atau Chakyō (bahasa Inggris: Classic of Tea). Buku ini merupakan ensiklopedia mengenai sejarah teh, cara menanam teh, sejarah minum teh, dan cara membuat dan menikmati teh.
Produksi teh dan tradisi minum teh dimulai sejak zaman Heian setelah teh dibawa masuk ke Jepang oleh duta kaisar yang dikirim ke dinasti Tang. Literatur klasik Nihon Kōki menulis tentang Kaisar Saga yang sangat terkesan dengan teh yang disuguhkan pendeta bernama Eichu sewaktu mengunjungi Provinsi Ōmi di tahun 815. Catatan dalam Nihon Kōki merupakan sejarah tertulis pertama tentang tradisi minum teh di Jepang.
Pada masa itu, teh juga masih berupa teh hasil fermentasi setengah matang mirip Teh Oolong yang dikenal sekarang ini. Teh dibuat dengan cara merebus teh di dalam air panas dan hanya dinikmati di beberapa kuil agama Buddha. Teh belum dinikmati di kalangan terbatas sehingga kebiasaan minum teh tidak sempat menjadi populer.
Di zaman Kamakura, pendeta Eisai dan Dogen menyebarkan ajaran Zen di Jepang sambil memperkenalkan matcha yang dibawanya dari Tiongkok sebagai obat. Teh dan ajaran Zen menjadi populer sebagai unsur utama dalam penerangan spiritual. Penanaman teh lalu mulai dilakukan di mana-mana sejalan dengan makin meluasnya kebiasaan minum teh.
Permainan tebak-tebakan daerah tempat asal air yang diminum berkembang di zaman Muromachi. Permainan tebak-tebakan air minum disebut Tōsui dan menjadi populer sebagai judi yang disebut Tōcha. Pada Tōcha, permainan berkembang menjadi tebak-tebakan nama merek teh yang yang diminum.
Pada masa itu, perangkat minum teh dari dinasti Tang dinilai dengan harga tinggi. Kolektor perlu mengeluarkan banyak uang untuk bisa mengumpulkan perangkat minum teh dari Tiongkok. Acara minum teh menjadi populer di kalangan daimyo yang mengadakan upacara minum teh secara mewah menggunakan perangkat minum teh dari Tiongkok. Acara minum teh seperti ini dikenal sebagai Karamono suki dan ditentang oleh nenek moyang ahli minum teh Jepang yang bernama Murata Jukō. Menurut Jukō, minuman keras dan perjudian harus dilarang dari acara minum teh. Acara minum teh juga harus merupakan sarana pertukaran pengalaman spiritual antara pihak tuan rumah dan pihak yang dijamu. Acara minum teh yang diperkenalkan Jukō merupakan asal-usul upacara minum teh aliran Wabicha.
Wabicha dikembangkan oleh seorang pedagang sukses dari kota Sakai bernama Takeno Shōō dan disempurnakan oleh murid (deshi) yang bernama Sen no Rikyū di zaman Azuchi Momoyama. Wabicha ala Rikyū menjadi populer di kalangan samurai dan melahirkan murid-murid terkenal seperti Gamō Ujisato, Hosokawa Tadaoki, Makimura Hyōbu, Seta Kamon, Furuta Shigeteru, Shigeyama Kenmotsu, Takayama Ukon, Rikyū Shichitetsu. Selain itu, dari aliran Wabicha berkembang menjadi aliran-aliran baru yang dipimpin oleh daimyo yang piawai dalam upacara minum teh seperti Kobori Masakazu, Katagiri Sekijū dan Oda Uraku. Sampai saat ini masih ada sebutan Bukesadō untuk upacara minum teh gaya kalangan samurai dan Daimyōcha untuk upacara minum teh gaya daimyō.
Sampai di awal zaman Edo, ahli upacara minum teh sebagian besar terdiri dari kalangan terbatas seperti daimyo dan pedagang yang sangat kaya. Memasuki pertengahan zaman Edo, penduduk kota yang sudah sukses secara ekonomi dan membentuk kalangan menengah atas secara beramai-ramai menjadi peminat upacara minum teh.
Kalangan penduduk kota yang berminat mempelajari upacara minum teh disambut dengan tangan terbuka oleh aliran Sansenke (tiga aliran Senke: Omotesenke, Urasenke dan Mushanokōjisenke) dan pecahan aliran Senke.
Kepopuleran upacara minum teh menyebabkan jumlah murid menjadi semakin banyak sehingga perlu diatur dengan suatu sistem. Iemoto seido adalah peraturan yang lahir dari kebutuhan mengatur hirarki antara guru dan murid dalam seni tradisional Jepang.
Joshinsai (guru generasi ke-7 aliran Omotesenke) dan Yūgensai (guru generasi ke-8 aliran Urasenke) dan murid senior Joshinsai yang bernama Kawakami Fuhaku (Edosenke generasi pertama) kemudian memperkenalkan metode baru belajar upacara minum teh yang disebut Shichijishiki. Upacara minum teh dapat dipelajari oleh banyak murid secara bersama-sama dengan metode Shichijishiki.
Berbagai aliran upacara minum teh berusaha menarik minat semua orang untuk belajar upacara minum teh, sehingga upacara minum teh makin populer di seluruh Jepang. Upacara minum teh yang semakin populer di kalangan rakyat juga berdampak buruk terhadap upacara minum teh yang mulai dilakukan tidak secara serius seperti sedang bermain-main.
Sebagian guru upacara minum teh berusaha mencegah kemunduran dalam upacara minum teh dengan menekankan pentingnya nilai spiritual dalam upacara minum teh. Pada waktu itu, kuil Daitokuji yang merupakan kuil sekte Rinzai berperan penting dalam memperkenalkan nilai spiritual upacara minum teh sekaligus melahirkan prinsip Wakeiseijaku yang berasal dari upacara minum teh aliran Rikyū.
Di akhir Keshogunan Tokugawa, Ii Naosuke menyempurnakan prinsip Ichigo ichie (satu kehidupan satu kesempatan). Pada masa ini, upacara minum teh yang sekarang dikenal sebagai sadō berhasil disempurnakan dengan penambahan prosedur sistematis yang riil seperti otemae (teknik persiapan, penyeduhan, penyajian teh) dan masing-masing aliran menetapkan gaya serta dasar filosofi yang bersifat abstrak.
Memasuki akhir zaman Edo, upacara minum teh yang menggunakan matcha yang disempurnakan kalangan samurai menjadi tidak populer di kalangan masyarakat karena tata krama yang kaku. Masyarakat umumnya menginginkan upacara minum teh yang bisa dinikmati dengan lebih santai. Pada waktu itu, orang mulai menaruh perhatian pada teh sencha yang biasa dinikmati sehari-hari. Upacara minum teh yang menggunakan sencha juga mulai diinginkan orang banyak. Berdasarkan permintaan orang banyak, pendeta Baisaō yang dikenal juga sebagai Kō Yūgai menciptakan aliran upacara minum teh dengan sencha (Senchadō) yang menjadi mapan dan populer di kalangan sastrawan.
Pemerintah feodal yang ada di seluruh Jepang merupakan pengayom berbagai aliran upacara minum teh, sehingga kesulitan keuangan melanda berbagai aliran upacara minum teh setelah pemerintah feodal dibubarkan di awal era Meiji. Hilangnya bantuan finansial dari pemerintah feodal akhirnya digantikan oleh pengusaha sukses seperti Masuda Takashi lalu bertindak sebagai pengayom berbagai aliran upacara minum teh.
Pada tahun 1906, pelukis terkenal bernama Okakura Tenshin menerbitkan buku berjudul The Book of Tea di Amerika Serikat. Memasuki awal abad ke-20, istilah sadō atau chadō mulai banyak digunakan bersama-sama dengan istilah cha no yu atau Chanoyu.

[sunting] Aliran upacara minum teh

  • Sansenke - Aliran yang dimulai oleh Sen no Shōan yang merupakan anak yang dibawa oleh istri muda Sen no Rikyū dan diteruskan oleh garis keturunan keluarganya hingga sekarang. Sansenke merupakan garis keturunan terpisah dari keluarga Sakaisenke. Aliran Sansenke terdiri dari:
  • Sōtanryū - Aliran yang dilahirkan Sensōtan (anak Sen no Shōan) dan murid-muridnya. Selain aliran Sansenke, aliran Matsuoryū, aliran Yōkenryū, aliran Sōhenryū, aliran Fusairyū dan aliran Hisadaryū juga masih merupakan garis keturunan Sotanshitennō.
  • Sakaisenke - Keluarga utama Senke. Sen no Dōan (putra sah Sen no rikyū) merupakan penerus keluarga Senke, tapi garis keturunannya terputus.
  • Anraku Anryū
  • Ueda Sōkoryū (pendiri: Ueda Shigeyasu
  • Urakuryū (pendiri: Oda Uraku)
  • Edo Senkeryū
  • Enshūryū (pendiri: Kobori Masakazu)
  • Oriberyū
  • Sakairyū
  • Sekishūryū (pendiri: Katagiri Sekishū)
  • Sekishūryū Ikeiha
  • Sekishūryū Ōguchiha
  • Sekishūryū Shimizuha
  • Sekishūryū Nomuraha
  • Sōhenryū
  • Sōwaryū (pendiri: Kanamori Shigechika)
  • Dainippon Sadōgakkai
  • Chinshinryū
  • Nararyū
  • Nambōryū
  • Hayamiryū
  • Fusairyū
  • Higokoryū - Aliran berkembang di wilayah han Kumamoto dan terdiri dari:
    • Furuichiryū
    • Koboriryū
    • Kayanoryū
  • Hisadaryū
  • Fujibayashiryū
  • Fuhakuryū (pendiri: Kawakami Fuhaku)
  • Fumairyū
  • Hosokawasansairyū (pendiri: Hosokawa Tadaoki)
  • Horinouchiryū
  • Matsuoryū
  • Mitaniryū
  • Miyabiryū
  • Yabunouchiryū
  • Rikyūryū
  • Kogetsuenshūryū

EXPRESSING THANKS

Tried and True Thank You Phrases

Thank you phrases"Thank you"
"I truly appreciate your..."
"I really appreciate your help with ..."
"Thank you for helping me with..."
"How can I ever possibly thank you"
"Thanks a million for..."
"I’m so grateful for..."
"I’ll forever be grateful for..."
"I appreciate it"
"I appreciate what you did"
"You have my gratitude"
"Without you, I wouldn’t have been able to... Thank you"
"How can I ever thank you?"
"How can I show you how grateful I am for what you did?"
"There are no words to show you my appreciation"

Thank you phrases to show appreciation for an employee doing a good job

When an employee does his/her job, you may think that it’s just to be expected, that thanks are not in order. But they are. Just remember the last time your manager appreciated what you did and told you so. It just feels so good to be appreciated.
Here are a few examples of how to show appreciation to your employees:
"Thank you for completing the budget report on time. Having the numbers handy at the budget meeting really helped me get the money we need for the xyz project."
"Thank you for doing such a thorough job on the project proposal. When I presented the proposal to the board, they could all understand exactly what we were proposing. They asked very few questions. Your thoroughness helped get the proposal approved."
"Thank you for coming through with the exception report in such short notice. I know you were tied up with another important project, but somehow you got both assignments done. I really appreciate your efforts and the results."
"Thank you for keeping me so well informed on significant problems in the department. Being on top of things helps me build credibility for our department with others. I really appreciate your efforts in keeping me informed."
See a pattern here? You are telling the employee, very specifically, how his work and efforts helped you, the department, or the company do better. We all want to know that our work matters, and that we are making a contribution. It’s good to know when we hit the mark.

Thank you phrases to show appreciation to your boss

When you want to show appreciation to your boss, you may hesitate because of fear of appearing you're kissing up to her. You may also think that you don’t need to show appreciation for your boss, that she's just doing her job or she's supposed to get it from her own boss. Not necessarily. Words of appreciation for your boss are in order if she has done something she didn't have to do and it benefits you directly, like making exceptions to policy, getting you raises, approving extra resources and so forth.
Here are a few examples of how to show appreciation to your boss:
"Thank you for getting me a performance bonus, it means a lot to me. It tells me that you value the work I've done and that you’re willing to go to bat for me. I also like the cash! It’s coming to me at the perfect time, I already know how I’m going to spend it."
"Thank you for approving my vacation request in such short notice. I know you’d like to know ahead of time when everyone is going to be out. I normally submit my requests in advance, but this time I couldn’t so I really appreciate you making an exception and approving it."
"Thank you for taking the time to coach me on how to solve the problem I was having with xyz. I know I should’ve been able to solve the problem on my own, but your help was invaluable in seeing what I was doing to contribute to the problem."
The idea here is to let your manager know (1) that you appreciate his extra effort and (2) why you appreciate it - how it benefits you.

Thank you phrases to show appreciation to a customer

A common mistake that businesses make is to go out of their way to get a new customer and forget to pay the same attention to existing customers.
It's a lot easier to keep existing customers satisfied than cultivate a new customer relationship from scratch. There are many opportunities to thank a customer: for a purchase, for a referral, for putting in a good word for your company and so forth.
Here are a few phrases that may help in expressing appreciation for a customer.
"Thank you for your business, we really appreciate it."
"We know you have options, so we really appreciate you chose us to do business with."
"We truly value your business. Thanks for letting us serve you"
"We really enjoy working with you, thanks for being such a great customer"
"Thank you for recommending our company to xyz, your word has a lot of weight and made all the difference in giving us an opportunity to serve xyz as well. We'll make sure we'll live up to your recommendation of us.
"Thank you for sharing your customer experience about our company with others. Your testimonial as a satisfied customer is very important to us, we really appreciate it.




And if you feel like saying thank you in French... or Italian...

Thank you phrases in other languages

“Gracias”
“Merci”
“Grazzii”
“Arigato”
"dhanyavad"
“Danke” “Dank dir”
"Dank u"
“Sas efharisto”
“Mahalo”
“Kamsahamnida”
“Khawp khun”
“Cám on”
“Spasibo”

PASIVE VOICE

Use of Passive

Passive voice is used when the focus is on the action. It is not important or not known, however, who or what is performing the action.
Example: My bike was stolen.
In the example above, the focus is on the fact that my bike was stolen. I do not know, however, who did it.
Sometimes a statement in passive is more polite than active voice, as the following example shows:
Example: A mistake was made.
In this case, I focus on the fact that a mistake was made, but I do not blame anyone (e.g. You have made a mistake.).

Form of Passive

Subject + finite form of to be + Past Participle (3rd column of irregular verbs)
Example: A letter was written.
When rewriting active sentences in passive voice, note the following:
  • the object of the active sentence becomes the subject of the passive sentence
  • the finite form of the verb is changed (to be + past participle)
  • the subject of the active sentence becomes the object of the passive sentence (or is dropped)

Examples of Passive Level 2

Tense Subject Verb Object
Simple Present Active: Ritawritesa letter.
Passive: A letteris writtenby Rita.
Simple Past Active: Ritawrotea letter.
Passive: A letterwas writtenby Rita.
Present Perfect Active: Ritahas writtena letter.
Passive: A letterhas been writtenby Rita.
Future I Active: Ritawill writea letter.
Passive: A letterwill be writtenby Rita.
Hilfsverben Active: Ritacan writea letter.
Passive: A lettercan be writtenby Rita.

Examples of Passive Level 4

Tense Subject Verb Object
Present Progressive Active: Ritais writinga letter.
Passive: A letteris being writtenby Rita.
Past Progressive Active: Ritawas writinga letter.
Passive: A letterwas being writtenby Rita.
Past Perfect Active: Ritahad writtena letter.
Passive: A letterhad been writtenby Rita.
Future II Active: Ritawill have writtena letter.
Passive: A letterwill have been writtenby Rita.
Conditional I Active: Ritawould writea letter.
Passive: A letterwould be writtenby Rita.
Conditional II Active: Ritawould have writtena letter.
Passive: A letterwould have been writtenby Rita.

Passive Sentences with Two Objects Level 3

Rewriting an active sentence with two objects in passive voice means that one of the two objects becomes the subject, the other one remains an object. Which object to transform into a subject depends on what you want to put the focus on.

Subject Verb Object 1 Object 2
Active: Ritawrotea letterto me.
Passive: A letterwas writtento meby Rita.
Passive: Iwas writtena letterby Rita.
. As you can see in the examples, adding by Rita does not sound very elegant. Thats why it is usually dropped.

Personal and Impersonal Passive

Personal Passive simply means that the object of the active sentence becomes the subject of the passive sentence. So every verb that needs an object (transitive verb) can form a personal passive.
Example: They build houses. – Houses are built.
Verbs without an object (intransitive verb) normally cannot form a personal passive sentence (as there is no object that can become the subject of the passive sentence). If you want to use an intransitive verb in passive voice, you need an impersonal construction – therefore this passive is called Impersonal Passive.
Example: he says – it is said
Impersonal Passive is not as common in English as in some other languages (e.g. German, Latin). In English, Impersonal Passive is only possible with verbs of perception (e. g. say, think, know).
Example: They say that women live longer than men. – It is said that women live longer than men.
Although Impersonal Passive is possible here, Personal Passive is more common.
Example: They say that women live longer than men. – Women are said to live longer than men.
The subject of the subordinate clause (women) goes to the beginning of the sentence; the verb of perception is put into passive voice. The rest of the sentence is added using an infinitive construction with 'to' (certain auxiliary verbs and that are dropped).
Sometimes the term Personal Passive is used in English lessons if the indirect object of an active sentence is to become the subject of the passive sentence.

ANNOUNCEMENT

Pengumuman, dalam bahasa Inggris disebut "Announcement" adalah salah satu short functional text yang sering ditugaskan guru kepada siswa, iya kan? Sebenarnya, membuat announcement text (pengumuman) lebih mudah jika dibandingkan dengan membuat advertisement (iklan). Mengapa pengumuman dianggap lebih mudah? Karena announcement hanya sekedar memberitahukan apa saja yang perlu diumumkan.
Lain lagi ketika kita membuat iklan (baca : iklan bahasa inggris), kita dituntut untuk bisa merayu agar pembaca bisa tertarik. Pada dasarnya antara iklan dan pengumuman tidaklah jauh berbeda, keduanya sama-sama memberitahu. Contoh yang paling mirip adalah informasi mengenai lowongan kerja; bisa dikategorikan iklan pun bisa termasuk pengumuman.
PENGERTIAN ANNOUNCEMENT
Announcement berasal dari kata announce; dalam bahasa Inggris kata kerja announce bermakna "make a formal public declaration about a fact, occurrence, or intention. Jadi bisa dikatakan "announcement" bermakna pemberitahuan fakta, kejadian atau niat, baik tertulis atau terucap yang disampaikan kepada publik.
Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat beberapa contoh announcement text berikut ini :




CONTOH ANNOUNCEMENT TEXT - LOMBA SEKOLAH
English Speech Contest
For all students of SMAN Englishindo, we announce English Speech Contest..
Time : Saturday, 22 March 2012
Place : Hall of SMAN Englishindo
Each class should register at least one student with one of these following topics :
  • The Advantage of Learning English
  • The Difficulties of Learning English
  • The Effective Ways of Learning English
For further information, visit the committee of this English Speech Contest in ENGLISHINDO.COM


CONTOH ANNOUNCEMENT TEXT - INFORMASI BEASISWA
SMAN Englishindo gives a scholarship for 100 students of Junior High School. The following requirements should be noticed :
- High interest in English and Maths
- Certified for IT course, including Office, Photoshop, Coreldraw, Autocad
It is also allowed for Headmaster of the school to give recommendation letter to make the grantee accepted.
For further details, visit our blogsite at Englishindo.com

CONTOH ANNOUNCEMENT TEXT - UNDANGAN REUNI
SMAN Englishindo will be having a Grand Alumni Homecoming on December 7, 2012 at 2:00 pm at Gajah Mungkur Hotel and Restaurant as the celebration of 10th Foundation Anniversary of SMAN Englishindo

On this regard, we are cordially inviting you to attend the said affair to meet your old friends, classmates, acquaintances and teachers, reminiscing memorable experiences and sharing stories of success and most specially to renew our commitment to the noble ideals of our beloved Alma Mater.

The registration charges are Rp. 250.000,- per person payable at the venue. These charges include Alumni T-shirt, Alumni ID, Alumni souvenir, dinner, live band and raffle draws.

For further inquiries, please contact our Alumni Secretariat at (021) 237-2383 or text us at 08173445631.

We look forward to your presence in this once a year celebration.

CONTOH ANNOUNCEMENT TEXT - PERGANTIAN NAMA PERUSAHAAN
PT. ENGLISHINDO
is now called
PT. JAVENGLISHINDO

...and I bet you can guess why!

announcement, contoh announcement, announcement text
We produce the best spoken English Indonesian software in the region, and now we've built our own English - Javanese Dictionary for your PC and even watch. Is it amazing?

That means you can use our free English - Javanese Dictionary for your Pocket Compter, Notebook, Ipad, and your watch. Just Free to use for 30 days our dictionary. For further information, just visit our simple blogsite at Englishindo.com

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger